INOVASI Kemitraan Australia-Indonesia Gelar Belajar Bareng LPTK

AMBON — INOVASI Kemitraan Australia-Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mentransformasi mutu pendidikan di Provinsi Maluku. Bekerja sama dengan sejumlah Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) lokal, kemitraan strategis ini menggelar kegiatan bertajuk “Belajar Bareng Literasi” yang berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 3 hingga 6 Juni 2026, bertempat di Swiss-Belhotel, Ambon.


Kegiatan intensif ini diikuti oleh 50 peserta yang merupakan dosen utusan dari empat kampus ternama di Maluku, yaitu:

  • UIN Islam Negeri (UIN) Ambon
  • Universitas Ingratubun Maluku Tenggara (Malra)
  • STKIP Gotong Royong Masohi
  • STIP Said Perintah Masohi

Fokus utama dari kolaborasi ini adalah melatih para dosen agar mampu mengembangkan strategi pengajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi dasar para peserta didik di sekolah-sekolah di Maluku.


Menjawab Tantangan Literasi di Maluku

Inovasi kemitraan ini hadir sebagai respons nyata terhadap kebutuhan penguatan literasi pada anak-anak usia sekolah. Melalui platform “Belajar Bareng”, para dosen dibekali dengan modul-modul praktis, metodologi pengajaran yang adaptif, serta pemanfaatan media belajar yang kreatif agar dapat diterapkan saat melatih calon guru maupun guru-guru di lapangan.

Selama empat hari, ke-50 peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga terlibat aktif dalam simulasi penyusunan bahan ajar, analisis kemampuan membaca siswa, serta perancangan program literasi yang kontekstual dan sesuai dengan karakteristik budaya lokal Maluku.
Sinergi antara keahlian metodologi dari Kemitraan Australia-Indonesia dengan pemahaman geografis serta kultural dari UIN Ambon, Universitas Ingratubun, STKIP Gotong Royong, dan STIP Said Perintah, diharapkan dapat mempercepat peningkatan rapor literasi anak-anak di bumi raja-raja.

Scroll to Top